Syukuran Kelulusan dan Doa Umrah di Kediaman Kolonel Laut drg. Slamet Sutomo, Momen Haru Sarat Silaturahmi

SURABAYA, inilah berita – Kebersamaan dan rasa syukur menyatu dalam acara keluarga yang digelar di kediaman Kolonel Laut (K) drg. Slamet Sutomo, Sp.Ort., di kawasan Tambak Asri, Surabaya, Selasa (17/2/2026). Momentum tersebut menjadi perayaan atas capaian akademik sekaligus doa untuk keberangkatan ibadah umrah.
Syukuran ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa terima kasih atas kelulusan Al Amru M. Arzaga, S.KG., yang berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran Gigi, serta Farhan Aditya, S.Ak., yang meraih gelar Sarjana Akuntansi. Kedua pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar.
Sejak pagi, para undangan berdatangan dan memenuhi halaman rumah. Suasana hangat terasa ketika keluarga, sahabat, dan rekan lama saling bersapa. Kehadiran alumni SD Bina Karya Surabaya angkatan 1981–1982 turut menambah makna acara, menjadikannya ajang temu kangen yang jarang terjadi.
Dalam sambutannya, drg. Slamet Sutomo menyampaikan bahwa momen tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan wujud syukur atas proses panjang yang telah dilalui.
“Ini bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang perjuangan, doa, dan dukungan yang menyertai perjalanan mereka,” ungkapnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustazah Maria Ulla, S.Pd.I., dilanjutkan sambutan keluarga dan doa bersama. Pada kesempatan itu, keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan kedua wisudawan.
Al Amru dan Farhan turut berbagi kisah singkat mengenai dinamika perkuliahan yang mereka jalani, termasuk tantangan akademik serta proses penyelesaian tugas akhir yang membutuhkan dedikasi tinggi.
Suasana semakin khidmat saat doa dipanjatkan oleh Ustaz Zoenal Arifin untuk keberangkatan umrah ke Tanah Suci, Makkah. Keluarga berharap ibadah tersebut menjadi langkah spiritual yang membawa keberkahan serta memperkuat komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.
Dalam tausiyah yang disampaikan, ditekankan pentingnya menjadikan ilmu sebagai amanah dan menjaga integritas dalam setiap langkah kehidupan.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan santap bersama. Gelak tawa para alumni yang mengenang masa sekolah berpadu dengan obrolan hangat keluarga, menciptakan suasana sederhana namun penuh makna.
Bagi keluarga besar, perayaan ini bukan tentang kemeriahan, melainkan tentang kebersamaan, doa, dan rasa syukur yang terus dirawat dalam setiap fase kehidupan. (Mr.M)


