Sidoarjo Masuk 10 Besar Nasional, Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih 2025

Sidoarjo, inilah berita– Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam bidang pengelolaan sampah. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, Sidoarjo berhasil masuk dalam 35 daerah penerima Sertifikat Menuju Kota Bersih Tahun 2025 dan menempati posisi 10 besar nasional.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025. Plakat penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta.
Dalam sambutannya, Hanif menegaskan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh dan berbasis kinerja nyata, bukan sekadar tampilan fisik wilayah. Penilaian mencakup aspek anggaran dan kebijakan, ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas, capaian pengurangan serta penanganan sampah, hingga tingkat kebersihan wilayah.
Secara nasional, hasil penilaian 2025 terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat Menuju Kota Bersih, hingga daerah dalam pembinaan dan pengawasan. Namun tahun ini belum ada daerah yang meraih Adipura maupun Adipura Kencana. Predikat tertinggi sementara diberikan kepada 35 kabupaten/kota melalui Sertifikat Menuju Kota Bersih.
Tahun 2025, indikator penilaian juga diperketat. Salah satunya kewajiban alokasi minimal 3 persen dari total APBD untuk pengelolaan sampah. Selain itu, efektivitas penyuluh persampahan dan capaian pengurangan sampah menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Program ini sejalan dengan Gerakan ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan di tahap akhir, tetapi juga dimulai dari sumbernya melalui edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah rumah tangga, serta pemanfaatan kembali material bernilai ekonomis. Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat melalui berbagai program, termasuk kegiatan rutin Jumat Bersih.
Capaian ini memperkuat komitmen Sidoarjo saing di tingkat nasional.(Zq)


