Malam Tirakatan HUT ke-81 RI di RW 03, Semangat Kemerdekaan Menggema Lewat Tari Remo, Teatrikal dan Puisi

SURABAYA Inilah berita.net  Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kental dalam Malam Tirakatan dan tasyakuran yang digelar warga Menanggal RW 03, Minggu (16/8/2026) malam.

Bertempat di Cucian Mobil C7 Autocare, Jalan Menanggal V Nomor 50, kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus meriah. Warga berkumpul untuk mengenang jasa para pahlawan, mensyukuri kemerdekaan, serta memperkuat persaudaraan dan semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tari Remo yang dibawakan oleh Velope. Gerakan tari yang dinamis dan penuh ekspresi mendapat perhatian warga sekaligus menjadi pembuka yang memberikan sentuhan budaya dalam peringatan HUT RI ke-81.

Acara kemudian dipandu oleh pembawa acara Dina Rungkat dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Aulia. Para warga dan tamu undangan berdiri dengan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah pertunjukan teatrikal penyobekan bendera Merah Putih. Pertunjukan tersebut menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Aksi teatrikal itu menjadi simbol dramatik tentang keberanian dan tekad rakyat Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan.

Melalui pertunjukan tersebut, warga kembali diingatkan bahwa kemerdekaan Republik Indonesia tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang yang melibatkan pengorbanan jiwa, raga, tenaga, dan pikiran para pejuang.

Teatrikal tersebut menjadi salah satu momen yang menyentuh dalam malam tirakatan. Pesan yang disampaikan bukan sekadar tentang peristiwa masa lalu, melainkan juga tentang pentingnya menghargai kemerdekaan yang telah diwariskan kepada generasi sekarang.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi berjudul “Di Bawah Merah Putih” yang dibawakan oleh Shalom. Pembacaan puisi semakin memperkuat suasana nasionalisme sekaligus menggugah rasa cinta terhadap Tanah Air.

Baca juga  Korlantas Polri Siapkan SDM Unggul Hadapi Era BPKB Elektronik

Ketua RW 03, Widodo, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga.

“Kemerdekaan yang kita nikmati ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang telah berjuang memperebutkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sekarang kita bisa menikmati hasil kemerdekaan dengan bekerja, bersekolah, dan beribadah. Kita tidak lagi dituntut untuk mengangkat senjata,” ujar Widodo.

Ia menilai, generasi sekarang memiliki bentuk perjuangan yang berbeda. Jika dahulu para pejuang harus mengangkat senjata untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, masyarakat saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang bermanfaat.

Bekerja dengan sungguh-sungguh, menuntut ilmu, menjalankan ibadah, menjaga kerukunan, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan merupakan bagian dari perjuangan di era kemerdekaan.

Malam tirakatan HUT ke-81 RI tersebut sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk kembali memaknai arti kemerdekaan. Perjuangan para pahlawan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan karya serta pengabdian.

Melalui perpaduan seni budaya, teatrikal perjuangan, puisi, dan kebersamaan warga, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RW 03 diharapkan mampu menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Kemerdekaan telah diperjuangkan oleh para pahlawan. Kini, tugas generasi penerus adalah menjaga Merah Putih dan mengisi kemerdekaan dengan karya, persatuan, serta pengabdian.(Mud)