Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) Turunkan 43 Atlet, Raih Puluhan Medali di SLC Cup III Surabaya

SURABAYA, inilah berita – Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) Pusat menurunkan 43 atlet terbaiknya pada Kejuaraan Open Kyokushin Super Fight SLC Cup III Road To Jepang 2026 yang digelar di Black Hall, Fairway Nine Mall, Surabaya Barat, Minggu (25/1/2026).
Para atlet berasal dari berbagai daerah, antara lain DKKI NTB, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Dalam kejuaraan tersebut, atlet DKKI berhasil meraih 24 medali emas, 15 medali perak, dan 5 medali perunggu dari nomor Kumite dan Kata. Para peserta bertanding mulai dari kategori pra junior, junior, hingga senior.
DKKI berada di bawah bimbingan Kancho Soengging Soerjasmoro selaku Founder dan Chairman, serta Senpai Tunggul Aryo Wibowo sebagai Ketua Umum DKKI Pusat.
Senpai Tunggul Aryo Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan pelatih atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan, dari 43 atlet yang diturunkan, DKKI berhasil membawa pulang total 44 medali, termasuk satu atlet yang mengikuti dua kategori sekaligus, yaitu Kumite dan Kata.
Ia juga menjelaskan, terdapat lima atlet DKKI yang saling bertemu di babak final, menandakan kualitas atlet DKKI semakin siap bersaing di kejuaraan terbuka. Prestasi ini sekaligus menjadi hadiah ulang tahun DKKI yang ke-3 pada 22 Januari 2026.
Ketua Dewan Guru DKKI Pusat, Shihan M. Mahmoed, turut mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. Menurutnya, meski belum menurunkan tim secara penuh, DKKI tetap mampu mendominasi beberapa kelas pertandingan.
Ia menambahkan, DKKI memiliki program pemerataan daerah agar atlet-atlet terbaik dari berbagai wilayah mendapat kesempatan tampil di kejuaraan nasional maupun internasional.
Ke depan, DKKI berencana terus mengikuti turnamen open Kyokushin di luar agenda internal organisasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet, memperkuat persaudaraan antarperguruan, serta membangun ekosistem Kyokushin yang sehat, khususnya di Jawa Timur.
DKKI Pusat juga berharap seluruh pelatih di daerah dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan agar mampu menyiapkan atlet terbaik yang benar-benar siap menjadi juara dan mengharumkan nama perguruan. (amz)


