Terima Bantuan Sapi Khusus dari Ibunda Gubernur, MAKI Jatim Bersama Komunitas Ojol Wanita dan Jawab Isu Negatif Lewat Aksi Nyata

SURABAYA, inilah berita – Peringatan Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi terasa sangat istimewa dan penuh makna bagi Majelis Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur. Keistimewaan itu terasa nyata karena pada tahun ini, MAKI Jatim secara resmi menerima amanah berupa 1 ekor sapi bantuan khusus yang diserahkan langsung oleh Ibunda Gubernur Jawa Timur.
Ini merupakan kali pertama dukungan berharga tersebut diterima oleh lembaga, menjadikan momen berbagi tahun ini semakin berkesan dan bermakna mendalam.
Suasana spesial semakin terasa karena dalam pelaksanaan Idul Adha kali ini, MAKI Jatim menjalin kolaborasi positif yang erat dengan komunitas Ojol WATASA di bawah pimpinan Mbok Ma.
Kolaborasi ini juga melibatkan sejumlah komunitas ojol wanita lainnya, dengan fokus utama pada pendistribusian daging qurban. Melalui kerja sama ini, para pengemudi ojek daring wanita menjadi salah satu penerima manfaat utama, sejalan dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi ruh dari perayaan hari besar Islam ini.
Tak hanya membagikan daging qurban sebagai bentuk kepedulian kesejahteraan pangan, MAKI Jatim juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan para pekerja perempuan tersebut.
Sebagai wujud dukungan agar mereka senantiasa bugar dan kuat menjalani aktivitas harian, setiap ojol wanita mendapatkan bantuan 2 bungkus susu, yang diharapkan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh mereka di tengah kesibukan bekerja.
Langkah nyata ini sekaligus menjadi jawaban tegas dan aksi luar biasa dari MAKI Jatim di tengah maraknya isu negatif berbasis kabar bohong atau hoaks yang beredar di media sosial dan ditujukan langsung kepada Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo.
Di tengah upaya meredam narasi yang tidak berdasar, dukungan nyata berupa amanah bantuan sapi dari Ibunda Gubernur Jawa Timur justru menjadi bukti penguatan posisi dan kepercayaan publik terhadap lembaga maupun pimpinannya.
Kehadiran dukungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja-kerja positif MAKI Jatim mendapatkan apresiasi dan kepercayaan dari pihak terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Heru Satriyo yang akrab disapa Heru MAKI menegaskan bahwa momen Idul Adha ini menjadi pengingat penting akan makna sejati “pengorbanan” sesuai teladan Nabi Ibrahim AS.
Nilai luhur ini, menurutnya, harus dijadikan landasan untuk membentuk pribadi yang semakin ikhlas dan istiqomah dalam mengemban amanah masyarakat Jawa Timur—terutama dalam menjaga dan meneruskan semangat pemberantasan korupsi di wilayah ini.
“Pentingnya memahami pengorbanan ini menjadi narasi utama bahwa dalam frasa perjuangan, pengorbanan atas hal apapun dalam berjuang menjadi pelengkap murni artikulasi hikayat kehidupan yang sebenarnya. Allah SWT lewat Nabi Ibrahim AS memberikan orkestrasi tersebut di depan kita sebagai bekal untuk mengabdi dan memahami arti kehidupan yang sebenarnya,” ungkap Heru dengan penuh keyakinan.
Menutup perayaan Idul Adha tahun ini, MAKI Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta menjadikan nilai pengorbanan dan keikhlasan sebagai energi utama dalam setiap langkah pengawalan dan pengabdian untuk kemajuan Jawa Timur yang bersih, adil, dan sejahtera. (ian)


