Jelang HUT ke-81 TNI, Koramil Gayungan Sambangi Tokoh Masyarakat di Kebonsari

SURABAYA, inilah berita – Mempererat hubungan dengan masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal. Semangat tersebut terlihat dalam anjangsana yang digelar Koramil 0830-18/Gayungan di Balai RW 01, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jajaran Koramil 0830-18/Gayungan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai unsur masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur pemerintahan dan keamanan wilayah turut hadir dan berinteraksi bersama jajaran Koramil.
Danramil 0830-18/Gayungan Mayor Inf Tomy Wijaya hadir bersama anggota Koramil. Kegiatan tersebut juga dihadiri Lurah Kebonsari, Kapolsek Jambangan yang diwakili Bhabinkamtibmas Kebonsari Iptu Supriyanto, Ketua LPMK Kelurahan Kebonsari, Kasi Trantib Kelurahan Kebonsari, Ketua RW 01 beserta para Ketua RT di lingkungan RW 01, serta Ketua PKK RW 01 bersama perwakilan KSH.
Bagi Koramil 0830-18/Gayungan, anjangsana menjadi salah satu sarana untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah binaan. Pertemuan secara langsung juga memberikan ruang bagi berbagai unsur untuk saling bertukar informasi dan memperkuat koordinasi di lingkungan masing-masing.
Kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus terpelihara, khususnya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Momentum HUT ke-81 TNI turut menjadi pengingat pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah wilayah, kepolisian, dan masyarakat. Semangat itu sejalan dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur.”
Melalui kegiatan sederhana yang dikemas dalam suasana kekeluargaan tersebut, hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat diharapkan semakin dekat. Silaturahmi pun tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus terjalin dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Jurnalis : Mr.M



