Kapolsek Gayungan Pimpin Pengamanan Penyekatan Bundaran Waru, Situasi Tetap Kondusif

Surabaya, inilah berita – Aparat gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pengamanan internal Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memperketat pengamanan di kawasan Bundaran Waru, tepatnya di depan Mall Cito, pada Selasa malam (16/6/2026). Pengamanan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kepadatan arus lalu lintas serta potensi gangguan keamanan menjelang prosesi pengesahan warga baru PSHT pada malam Satu Suro.

Sejumlah titik perbatasan Kota Surabaya dijaga secara ketat oleh petugas gabungan. Kendaraan yang terindikasi sebagai bagian dari rombongan peserta kegiatan PSHT diarahkan kembali menuju daerah asal guna mencegah terjadinya konvoi dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

Kapolsek Gayungan Polrestabes Surabaya, AKP Edo Damara Yudha, S.I.K., M.H., bersama Kanit Intelkam Polsek Gayungan, Ipda Armandik, serta sejumlah personel, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan koordinasi dengan petugas gabungan. Hal tersebut dilakukan guna memastikan proses penyekatan, pengaturan arus lalu lintas, dan pengamanan wilayah berjalan dengan aman dan terkendali.

Pada Rabu dini hari (17/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, rombongan pengendara sepeda motor dalam jumlah besar terpantau bergerak menuju wilayah Surabaya melalui kawasan Bundaran Waru. Aparat yang telah bersiaga kemudian melakukan pengaturan serta penghalauan sehingga rombongan tersebut diarahkan kembali menuju wilayah Sidoarjo maupun Mojokerto. Suara knalpot kendaraan yang terdengar berulang kali sempat mewarnai situasi di lokasi.

Di titik lain, pergerakan rombongan juga terpantau melintas melalui jalur frontage road depan Korem 084/Bhaskara Jaya menuju arah selatan. Berkat kesiapsiagaan aparat gabungan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan gangguan yang berarti.

Baca juga  Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru

Selain melakukan penyekatan, petugas juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalan sementara dan pengalihan arus kendaraan yang diterapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Hingga berakhirnya rangkaian pengamanan, tidak ditemukan kejadian menonjol. Meskipun sempat terjadi perlambatan arus kendaraan di sekitar Bundaran Waru dan sejumlah ruas jalan menuju wilayah perbatasan, kondisi secara umum tetap aman, tertib, dan kondusif. (Mr.M)